Bersama KELUARGA MAHASISWA KLATEN UNIVERSITAS DIPONEGORO

dokumentasi pribadi dalam berbagai kesempatan kegiatan.

KMK UNDIP 2009

outbound keluarga mahasiswa klaten undip 2010, kmk angkatan 2009.

@ Gedung FISIP Undip

bersama rekan seperjuangan di S1 ilmu pemerintahan reg 1 angkatan 2009 fisip undip.fotoku malah ga kliatan ig

narsis mode on

berada di depan pusat pemerintahan kabupaten Klaten, smoga kelak aku bisa berkontribusi nyata untuk kota kelahiranku tercinta

DA 14

bersam temen seperjuangan di Dewan Ambalan SMANSA Klaten, miss u all

Senin, 15 Oktober 2012

Mengendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Alih fungsi lahan sawah ke penggunaan lain telah menjadi salah satu ancaman yang serius terhadap keberlanjutan swasembada pangan. Intensitas alih fungsi lahan masih sulit dikendalikan, dan sebagian besar lahan sawah yang beralihfungsi tersebut justru yang produktivitasnya termasuk kategori tinggi sangat tinggi. Lahan-lahan tersebut adalah lahan sawah beririgasi teknis atau semi teknis dan berlokasi di kawasan pertanian dimana tingkat aplikasi teknologi dan kelembagaan penunjang pengembangan produksi padi telah maju. Jawa Tengah merupakan salah satu daerah penyangga pangan di Indonesia. Namun beberapa bulan yang lalu Gubernur Jateng mengeluh lahan pertanian makin terkikis perumahan. Lahan pertanian terus menyempit, sementara produksi tanaman pangan diminta terus meningkat. Petani yang terpaksa mengalihkan lahannya juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan, karena desakan sosial ekonomi. Pengalihfungsian lahan pertanian produktif di Provinsi Jawa Tengah setiap tahun mencapai luasan 2.000-2.500 hektare. Kondisi tersebut dinilai cukup menghawatirkan lantaran bisa berdampak pada penurunan produksi pangan lokal. Gubernur Jateng H Bibit Waluyo mencontohkan alih fungsi lahan di wilayah Surakarta, yakni di Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan juga Kota Solo saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Pola alih fungsi lahan sawah Pola alih fungsi lahan sawah dapat dipilah menjadi dua yaitu sistematis dan sporadis. Alih fungsi lahan sawah untuk pembangunan kawasan industri, perkotaan, kawasan pemukiman, jalan raya, komplek perkantoran, dan sebagainya mengakibatkan terbentuknya pola alih fungsi yang sistematis. Lahan sawah yang beralihfungsi pada umumnya mencakup suatu hamparan yang cukup luas dan terkonsolidasi. Di sisi lain, alih fungsi lahan sawah yang dilakukan sendiri oleh pemilik lahan sawah umumnya bersifat sporadis. Luas lahan sawah yang terkonversi kecil-kecil dan terpencar. Alih fungsi lahan sawah dilakukan secara langsung oleh petani pemilik lahan ataupun tidak langsung oleh pihak lain yang sebelumnya diawali dengan transaksi jual beli lahan sawah. Proses alih fungsi lahan sawah pada umumnya berlangsung cepat jika akar penyebabnya terkait dengan upaya pemenuhan kebutuhan sektor ekonomi lain yang menghasilkan surplus ekonomi (land rent) jauh lebih tinggi (misalnya untuk pembangunan kawasan industri, kawasan perumahan, dan sebagainya) atau untuk pemenuhan kebutuhan mendasar (prasarana umum yang diprogramkan pemerintah, atau untuk lahan tempat tinggal pemilik lahan yang bersangkutan). Proses alih fungsi lahan sawah cenderung berlangsung lambat jika motivasi untuk mengubah fungsi terkait dengan degradasi fungsi lahan sawah, misalnya akibat kerusakan jaringan irigasi sehingga lahan tersebut tidak dapat difungsikan lagi sebagai lahan sawah. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian antara lain:  Faktor Kependudukan. Pesatnya peningkatan jumlah penduduk telah meningkatkan permintaan tanah untuk perumahan, jasa, industri, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, peningkatan taraf hidup masyarakat juga turut berperan menciptakan tambahan permintaan lahan akibat peningkatan intensitas kegiatan masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, jalan tol, tempat rekreasi, dan sarana lainnya.  Kebutuhan lahan untuk kegiatan non pertanian antar lain pembangunan perumahan , kawasn industri, kawasan perdagangan, dan jasa-jasa lainnya yang memerlukan lahan yang luas, sebagian diantaranya berasal dari lahan pertanian termasuk sawah.  Faktor ekonomi, yaitu tingginya land rent yang diperoleh aktivitas sektor non pertanian dibandingkan sektor pertanian. Rendahnya insentif untuk berusaha tani disebabkan oleh tingginya biaya produksi, sementara harga hasil pertanian relatif rendah dan berfluktuasi. Belum lagi apabila terjadi gagal panen/serangan hama, para petani akan semakin dibuat frustasi dalam mengolah lahan sawahnya. Selaian itu ketika musim pemupukan tananam, pupuk-pukuk sering kali justru menghilang dari pasaran yang kemudian terjadi kelangkaan pupuk dan kenaikan harga pupuk  Faktor sosial budaya, antara lain keberadaan hukum waris yang menyebabkan terfragmentasinya tanah pertanian, sehingga tidak memenuhi batas minimum skala ekonomi usaha yang menguntungkan.  Degradasi lingkungan, antara lain kemarau panjang yang menimbulkan kekurangan air untuk pertanian terutama sawah. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan yang berdampak pada berkurangnya kesuburan tanah dan peningkatan serangan hama tertentu akibat musnahnya predator alami dari hama yang bersangkutan .  Otonomi daerah yang mengutamakan pembangunan pada sektor menjanjikan keuntungan jangka pendek lebih tinggi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang kurang memperhatikan kepentingan jangka panjang dan kepentingan nasional yang sebenarnya penting bagi masyarakat secara keseluruhan.  Lemahnya sistem perundang-undangan dan penegakan hukum dari peraturan-peraturan yang ada. Alternatif kebijakan Pemerintah terus berupaya untuk melindungi lahan pertanian produktif salah satunya melalui dikeluarkannya produk perundang-undangan tentang perlindungan lahan pertanian seperti UU No 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, PP No 1 tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan dan PP 13/2012 tentang Intensif Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Selain itu upaya yang bisa dilakukan antara laian sebagai berikut.  Meningkatkan efisiensi kebutuhan lahan untuk non pertanian sehingga tidak ada tanah yang terlantar.  Mengembangkan prinsip hemat lahan untuk industri, perumahan dan perdagangan misalnya pembangunan rumah susun.  Membatasi luas lahan yang dikonversi di setiap kabupaten/kota yang mengacu pada kemampuan pengadaan pangan mandiri.  Menetapkan Kawasan Pangan Abadi yang tidak boleh dikonversi, dengan pemberian insentif bagi pemilik lahan dan pemerintah daerah setempat.  Penegakan secara tegas atas peraturan perundang-undangan yang telah dibuat. Ditulis untuk tugas matakuliah Analisis Kebijakan

Selasa, 10 Januari 2012

TRY OUT UNDIP 2012

yaa cooming soon.. TRY OUT AKBAR KMK UNDIP.. BUAT REKAN" pelajar SMA/sederajat di KLATEN dan SEkitarnyaa.. buat yg pengn tau lebih jauh tentang SELUK BELUK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG, pengen nyoba ngerjain soal ujian masuk perguruan tinggi. GALAU mau milih JURUSAN apa di Perguruan tinggi.. penegn dapat doorprice yg spesial dari kami.. ayoo ikutan acara kami, TRY OUT UMPTN UNDIP 2012.. pada MINGGu 12 FEBRUARI 2012 di AULA UNWIDHA KLATEN.. akan banyka manfaat deh klo ikut acara ini... seger daptarkan diri anda.. karena kuota terbatas. CP : HANUNG 085740155092

Jumat, 06 Januari 2012

Manajemen Bencana

Manajemen merupakan suatu kegiatan organisasi, sebagai suatu usaha dari sekelompok orang yang bekerja sama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang mereka taati sedemikian rupa sehingga diharapkan hasil yang akan dicapai sempurna, yaitu efektif dan efisien. Manajemen melibatkan berbagai elemen organisasi baik internal maupun eksternal, sarana dan prasarana, alat, barang, maupun fungsi dan kedudukan (jabatan) dalam organisasi yang diatur sedemikian rupa dalam mencapai tujuan organisasi. Bencana adalah suatu kejadian, alam atau buatan manusia secara tiba-tiba atau progesive , yang menimbulkan dampak yang dasyat sehingga masyarakat yang terkena atau terpengarauh harus merespon dengan tindakan-tindakan luar biasa Manajemen pemerintahan daerah di indonesia dilandasi oleh Undang-Undang Dasar 1945 yang memberikan hak otonomi yang luas, nyata dan bertanggung jawan. Penyelenggaraan otonomi daerah juga dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dan keadilan serta memperhatiakan potensi dan keanekaragaman daerah. Daerah provinsi, daerah kabupaten/kota berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya menurut prakarsanya sendiri berdasarkan aspirasi masyarakatnya. Konsep Manajemen Bencana Mengelola bencana tidak bisa dilakukan hanya dengan cara dadakan atau insidental, tetapi harus dilakukan secara terencana dangan manajeman yang baik, jauh sebelum bencana terjadi melalui suatu proses yang disebut manajemen bencana. Penyelenggaraan pananggulangan bencana adalah serangkaian upaya meliputi penetapan kebijakan pembangunana yang beresiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Manajemen bencana pada dasarnya dapat dibagi tiga tingkatannya yaitu pada tingkat lokasi,tingkat unit/daerah dan tingakat nasional. Untuk tingkat lokasi disebut dengan manajemen insiden (insident management), pada tingkat daerah disebut manajemen darurat (emergency manajement) dan pada tingkat yang lebih tinggi disebut manajemen krisis (crisis management).

Senin, 08 Agustus 2011

dariku untuk mu....


Ucapan dariku untukmu...

Dariku untukmu
Untuk kamu yang disana
Mengarungi kehidupanmu disana
Mencari arti sebuah kehidupan
Mencari warna-warni indahnya kehidupan

Trimakasihku untuk mu
Yang telah memberi warna dalam hari ku
Kini ku sendiri disini tanpamu
Ku hanya bisa sedikit melihatmu disana
Mungkin sudah dengan yang lain,

Trimaksiku untuk mu
Kau membangkitkan semangatku
Harikupun makin berwarna
Walo kini engkau tag lagi disini

Eantah apa alasan nya
Beribu alasan menjadi misteri hingga kini
Ku tag pernah tau pasti

Selamat berjuang kau disana
Raih semua cita-citamu
Jalanmu akan menentukan hari-harimu
Kelak kau berwarna-warni jangan lupa masa perjuanganmu
Selamat berjuang
Good luck

Jumat, 05 Agustus 2011

Refleksi dan Tindakan


Berapa umur negara Indonesia, Berapa Umur Negara Mesir, Berapa Umur Negara Singapura? Pertanyaan mengenai berapa umur suatu negara akankah memepengaruhi suatu negara tersebut dalam golongan negara maju atau negara miskin? Jawabnya TIDAK. Perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju tidak tergantung pada umur negara itu. Singapura misalnya, umurnya belum sampai 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka bagian dari negara maju di dunia.
Lalu akupun bertanya, bagaimana ketersediaan Sumberdaya Alam yang dimiliki oleh suatu negara? Akankan juga akan mempengaruhi kemajuan suatu negara? Jawabannya TIDAK. Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin. Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Daratannya, 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian & peternakan. Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia. Jepang laksana suatu negara “industri terapung” yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya.
Lain lagi dengan Swiss, Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya 11% daratannya yang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik. (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai cukup reputasi dalam keamanan, integritas, dan ketertiban – tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.
Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan . Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa .
Lalu……. apa perbedaannya?
Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.
Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.
Prinsip Dasar Kehidupan
1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari
2. Kejujuran dan integritas
3. Bertanggung jawab
4. Hormat pada aturan & hukum masyarakat
5. Hormat pada hak orang/warga lain
6. Cinta pada pekerjaan
7. Berusaha keras untuk menabung & investasi
8. Mau bekerja keras
9. Tepat waktu
Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut
Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita.
Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik.
Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.
Jika Anda tidak meneruskan pesan ini, tidak akan terjadi apa-apa pada diri Anda!!!
Hewan peliharaan Anda tidak akan mati, Anda tidak akan kehilangan pekerjaan, Anda tidak akan mendapat kesialan dalam 7 tahun, juga Anda tidak akan sakit.
TETAPI….. jika Anda tidak meneruskan pesan ini, tidak akan terjadi perubahan apa-apa dalam negara kita. Negara kita akan tetap berlanjut dalam kemiskinan…... dan akan menjadi lebih miskin lagi.
Jika Anda mencintai negara kita, teruskan pesan ini kepada teman-teman Anda. Biarlah mereka merefleksikan hal ini.
Kita harus mulai dari mana saja. Kita ingin BERUBAH dan BERTINDAK!
dan ……. PERUBAHAN DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI


sumber : sebuah file power point di laptop penulis (dg sdikit penambahan)

Senin, 01 Agustus 2011

selamat ulang taun kota kelahiranku..


27 Juli 2011, tepat 207 tahun usia kota kelahiranku ini, selamat ulang taun KLATEN,, Semoga makin bersinar dan rakyatnya semakin sejahtera # amin..
. menjelang usianya yg ke 207, gejolak permasalahanpun mencuat, mulai dari kasus proyek OMAC yg dinilai tidak sesuai dg rencana hingga terancam bangkrutnya pemda klaten beberapa taun kedepan karena masalah belanja anggaran pegawai yg mencapai 70%. bisa bangkrut beneran nii??

lalu yg menjadi pertanyaanku adalah, di usia yg ke 207 taun ini apa yg sudah di capai pemerintah kabupaten? jawabannya pun beragam setiap orang mempunyai pendapatnya. mau jawaban yg pasitif maupun negatif pasti terjawab, lalu bagaimana menurut kalian??
kalo menurutju sih relatif yaa..

begitu banyak harapan untuk kemajuan daerah ini, letaknya yang straegis diantara kota jogja dan solo setra dukungan SDA yg melimpah bisa dijadikan salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan penduduk di kota ini.

tokoh-tokoh besar negeri ini juga banyak yg lahir dari klaten, sebut saja pak hidayat nur wahid, hendarman supanji , rektor undip prof sudarto dll..

geliat para pemuda di kota ini juga terasa denyutnya, sebut saja adanya perkumpulan mahasiswa klaten di universitas'' ( KMK ) dsb

selamat ulang taun kota ku., sejahtera rakyatnya.
amin :)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More